Jumat, 23 Oktober 2009

Skouw Jayapura, Perbatasan RI - PNG


perbatasan PNG
Hari itu saya meneguhkan tekad untuk bisa mencapai perbatasan negara di Jayapura. Setelah tawar menawar, tercapai kesepakatan dengan Beni, tukang ojek,  harga Rp. 150.000 untuk mengantar saya ke perbatasan negara siang itu. Jalanan berliku melewati perkampungan dan hutan yang masih alami menjadi hiburan saat menuju perbatasan. Sesekali tukang ojek yang saya tumpangi menjelaskan tentang lokasi yang kami lewati.
Melewati hutan yang lebat dan beberapa perkampungan tibalah kami di
Perbatasan RI-PNG yang berada di Desa Skouw Distrik Muara Tami Provinsi Papua.
jalan menuju perbatasan
Pintu perbatasan yg berjarak sekitar 80 km dari Kota Abepura Papua ini merupakan pintu masuk resmi ke Indonesia dari PNG.
rambu
anggrek dasi
elang papua
Tiba di lokasi perbatasan saya melapor ke pos keamanan dan menuliskan jatidiri pada buku tamu di pos tersebut. Tak jauh dari situ terlihat sebuah bangunan kantor yang ternyata adalah Kantor Imigrasi Perbatasan. Disebelah kantor tersebut terdapat lagi sebuah pos polisi. saya singgah dan diingatkan untuk tidak sampai melintasi pagar pembatas. Dari Pos tersebut berjarak sekitar 300 meter terlihat 2 buah Gapura dan dibawahnya terdapat pintu gerbang dari besi. itulah batas Negara Indonesia. 
Sesampai di bawah Gapura Indonesia, ternyata masih ada jalanan aspal yang dibatasi oleh Gapura PNG. setelah dicari tahu ternyata jalan aspal itu adalah garis demarkasi antara 2 negara, artinya jalan aspal itu adalah garis Internasional yang membatasi kedua negara.
Hari menjelang sore dan matahari kekuningan mulai meredupkan cahayanya. terlihat beberapa masyarakat lokal, sepertinya adalah petani, bergerak dari wilayah Indonesia menuju negara PNG. Ternyata mereka adalah penduduk wilayah PNG dan bercocok tanam di wilayah Indonesia. Hal ini terjadi karena mereka meskipun dipisahkan oleh batas negara tetapi sebenarnya mereka adalah saudara sesuku. hak-hak mereka terhadap wilayah ulayatnya diakui oleh kedua negara melalui perjanjian internasional. Kebebasan ini membuat mereka bebas keluar masuk perbatasan negara meskipun pagar pembatas negara telah ditutup ( pukul 05.00 sore).
Matahari semakin turun, saya mencari tempat bersandar di pagar pembatas negara PNG dan mulai memotret sunset. Jadilah pada hari itu saya adalah orang Indonesia pertama yang memotret dan menyaksikan matahari yang turun di wilayah kedaulatan Negara Republik Indonesia :D



pasar perbatasan
pasar perbatasan

pasar perbatasan

pos keamanan


imigrasi

syarat melintas
gerbang perbatasan
gerbang perbatasan

Tifa

gerbang perbatasan

garuda ditapal batas
gerbang perbatasan


gerbang perbatasan

gerbang perbatasan

PNG


gerbang perbatasan

karantina

menyeberang perbatasan

menyeberang perbatasan

dilarang meludah pinang
rabmbu rambu

gerbang perbatasan

menyeberang perbatasan

menyeberang perbatasan

menyeberang perbatasan


menyeberang perbatasan

menyeberang perbatasan




border post
shelter
Poskan Komentar